andai kutembak sang jendral…
saatnya tiba bertokoh suster dan memilih senjata laras pendek dan pisau lipat yang diselipkan di balik rok putih.
kutinggalkan temanku Alfred untuk berjuang mendapatkan emas yang merupakan misi ke2 untuk mencapai level berikutnya. lalu, kuberjalan di jajaran tenda musuh masuk kedalam barak tentara yang terluka.
kutemui dia, sang jendral yang dahulu sebelum misi part2 ini kuberteman dengannya dalam triangle mission part 1 adalah teman seperjuangan dan kemudian membelot membela musuh…
kutatap sejenak dia, sang jendral…dia sadar kehadiranku dan berkata dalam chatting box games "darling, im so sorry it was my fault.i did it because the condition was pushed me away."
"betrayer still a betrayer" dan kuraba kantong berisi senapan, tiba-tiba sang jendral berkata "coz they will kill you if im not on their side. i love you"
lalu muncul kota pilihan _kill "yes/no"
aku berpikir sejenak dan menekan "no"
lalu sang jendral dengan perlahan bangun dan memelukku.
tiba-tiba..terdengar letupan senapan dan darah mengucur deras dari keningnya, Alfred yang melakukannya.
aku terpana dan berlari ke arah alfred dan menembaknya
lalu chatting box : why, angie? i was kill him because he want stabbing your back.im worried about you and i get the gold.i love you"
_level 2 failed_
September 9th, 2007 at 11:55 pm
about what ??? something about “cintappucino” ??? is it right…???
October 2nd, 2007 at 12:52 am
ha’….entahlah git…